Minggu, 19 Juni 2011

10 Fakta Menarik Seputar Sakit Kepala

,
Sakit kepala amat mengganggu aktivitas kita. Berdenyut-denyut. Tegang. Sakit. Apa Anda memiliki kecenderungan untuk sakit kepala, baik yang berkala ataupun yang kadang-kadang saja? Ada beberapa fakta yang menarik dan mengejutkan tentang sakit kepala pada umumnya. Ada juga tips untuk mencegah dan menyiasatinya.

Semua itu terangkum dalam 10 poin berikut.

1. Pergi ke dokter gigi, bukan dokter umum, dapat pecahkan masalah sakit kepala Anda
Jika Anda sering mengalami sakit kepala yang tak jelas apa sebabnya, coba ceritakan hal tersebut pada dokter gigi Anda saat periksa. "Saya menderita sakit kepala yang cukup parah selama bertahun-tahun," kata Gretchen Anderson, 48 tahun, yang tinggal di Eagle, Idaho. "Setelah menjalani tes medis dan meminum obat, saya mengetahui sebabnya: rahang yang bergemeretak di tengah malam. Gigi geraham saya berlubang dan dokter gigi saya bertanya apakah saya mengalami sakit kepala. Duh!" Setelah dokternya memasangkan mouthguard dan ia menjalani latihan relaksasi rahang sebelum tidur, Anderson akhirnya tak mengalami sakit kepala lagi.


2. Sakit kepala di pagi hari dapat ditangkal dengan makan cemilan
Apakah Anda makan cemilan sebelum tidur? Bila sakit kepala sering menyerang saat pagi datang, cobalah untuk makan cemilan sebelum tidur. "Salah satu kemungkinan penyebab sakit kepala pagi hari adalah kurangnya rendahnya kadar gula darah karena semalaman tak ada asupan gula," jelas Donna Hedgepeth, DC, DACCP, seorang praktisi chiropractor di Raleigh, Carolina Utara. Cemilan yang disarankan olehnya adaah: keju cottage dengan potongan buah, semangkuk sereal yang disajikan dengan susu, seiris keju low fat dan kabin.

3. Akupuntur dapat melenyapkan sakit kepala Anda selamanya
Sebuah studi terbaru oleh peneliti di University of Rochester menemukan bahwa akupunktur dapat merangsang neurotransmitter yang disebut adenosin yang dapat mematirasakan sel-sel saraf dan melenyapkan rasa sakit secara alami. Akupuntur sangat efektif untuk sakit kepala dan migrain, baik dalam perawatan jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, bila dibandingkan dengan flunarizine, obat migrain yang biasa digunakan, cara ini terbukti lebih efektif dalam mengurangi frekuensi terjadinya migrain dalam empat bulan pertama terapi. Akupunktur juga mampu secara signifikan menurunkan intensitas nyeri.

4. Sakit kepala bisa jadi sinyal SOS dari tubuh Anda
Jika Anda terlalu memforsir diri dalam melakukan rutinitas, maka sakit kepala mungkin adalah sinyal dari tubuh Anda untuk menguranginya. Kebanyakan orang yang menderita sakit kepala, termasuk karena migrain dan tensi, memiliki hubungan yang signifikan antara timbulnya sakit kepala mereka dengan stres dan emosi yang kuat di kehidupannya. Segala sesuatu yang disikapi dengan sangat serius akan memicu stres dan sakit kepala. Untuk menghindari hal tersebut, istirahatlah yang cukup dan peliharalah diri Anda.

5. Kunjungan pada terapis atau telepon teman baik Anda bisa mengurangi sakit kepala
Penderita sakit kepala mungkin ingin kepala tidur dengan bantal pemanas dan ibuprofen, tapi berbicara dalam rasa sakit yang Anda rasakan bisa sama efektifnya. "Penelitian dan praktek klinis yang saya lakukan sangat mendukung manfaat dari terapi perilaku kognitif dan biofeedback untuk mengobati sakit kepala," kata Elizabeth Lombardo, PhD, MS, PT, psikolog dan terapis fisik di Wexford, Pennsylvania, dan penulis A Happy You: Ultimate Prescription for Happiness. Pertimbangkan untuk mengunjungi seorang terapis yang khusus sakit kepala dan sakit kronis, atau angkat telepon dan telepon teman Anda jika sakit kepala menyerang.

6. Migrain bisa jadi tanda penyakit lainnya
Menurut National Headache Foundation, lebih dari 29 juta orang Amerika menderita sakit kepala migrain, yang bukan hanya menyakitkan dan melemahkan, namun juga merupakan sinyal (adanya) masalah kesehatan lain. Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Albert Einstein College of Medicine di Yeshiva University menemukan bahwa orang yang menderita migrain dua kali lebih besar kemungkinannya untuk menderita serangan jantung. Migrain adalah indikasi Anda harus cek kesehatan pada dokter ataukardiolog karena risiko kardiovaskular bisa jadi sedang mengancam Anda

7. Wanita mengalami migrain lebih banyak dari laki-laki
Menurut US Department of Health and Human Services, 75 persen dari penderita migrain adalah perempuan dengan kisaran usia antara 20 dan 45. Statistik menunjukkan bahwa lebih dari setengah migrain yang diderita oleh perempuan terjadi tepat sekitar saat menstruasi atau setelahnya. Jika migrain Anda konsisten terjadi di sekitar siklus haid Anda, periksakan ke dokter." Dokter dapat memberikan obat pencegahan yang dapat Anda gunakan pada saat haid. Anda juga harus sangat berhati-hati dan mengontrol pemicu lainnya, misalnya menjauhi anggur merah.

8. Obat dapat memperparah sakit kepala
Obat yang Anda konsumsi untuk meredakan rasa sakit bisa menjadi bumerang untuk diri Anda. Kondisi ini dikenal sebagai sakit kepala akibat penggunaan obat secara berlebihan dan juga disebut sebagai rebound headache, di mana rasa sakitnya datang dan pergi. Jika Anda minum obat sakit kepala namun sakitnya semakin parah, yang sering digambarkan sebagai kepala yang semakin tegang, Anda mungkin mengalami rebound headache. Para ahli mencatat bahwa obat sakit kepala dari triptans, seperti Imitrex, penghilang rasa sakit lain, seperti Vicodin, xanax, bahkan aspirin atau asetaminofen dapat menghasilkan efek rebound, yang berbeda untuk setiap orang. Jika Anda yakin Anda mengalami jenis sakit kepala ini, carilah pelayanan kesehatan khusus yang spesialisasinya adalah sakit kepala karena banyak dokter masih awam dengan hal tersebut.

9. Sakit kepala yang mengiringi liburan
Ada dua alasan terjadinya sakit kepala saat liburan. Yang pertama diakibatkan karena tubuh 'kaget' menerima hal yang bukan kebiasaan rutinnya. Umumnya, hal ini terjadi karena kurangnya cairan yang masuk ke dalam tubuh. Usahakan Anda tidak mengalami dehidrasi walau banyak mengeluarkan keringat dengan memperbanyak minum air. Hindari minuman bersoda, teh, dan kopi.

Sakit kepala saat liburan yang kedua mungkin terjadi karena bepergian ke tempat-tempat yang beriklim hangat. Setiap kenaikan suhu 9 derajat, resiko sakit kepala meningkat 7,5 persen. Namun, faktor penyebab sakit kepala bukan hanya iklim yang hangat. Kelembaban tinggi, cuaca dingin yang ekstrim, perbedaan tekanan, dan sinar matahari yang cerah juga merupakan faktor pemicunya.

10. Sakit kepala dapat bersifat genetik
Jangan menyalahkan atasan Anda untuk sakit kepala yang Anda derita, salahkan kakek moyang Anda. Para peneliti di Belanda menemukan bahwa sakit kepala, terutama migrain, bersifat menurun. Apabila salah seorang anggota keluarga mengalami migrain, maka 56 persen kemungkinan Anda menderitanya juga. Hal ini disebabkan karena ada sejumlah kecil zat kimia pada otak seperti serotorin yang bersifat menurun.

sumber : http://terselubung.blogspot.com/2011/06/10-fakta-menarik-seputar-sakit-kepala.html Bantu donasi untuk blog ini klik disini
Read more →

TIPS: 5 cara hindari E-coli

,
Maraknya wabah bakteri E.coli di Eropa pastinya turut membuat negara-negara lain merasa khawatir, terlebih dengan produk sayuran impor. Di Eropa saja, bakteri ini telah menyebabkan 30 orang meninggal.

Namun, jangan keburu panik. Berikut adalah lima langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi E. coli, menurut Ruth Frechman, ahli gizi di Los Angeles sekaligus juru bicara American Dietetic Association, spserti dikutip dari Shine.com

1. Cuci tangan
Mencuci tangan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, terutama setelah menggunakan kamar mandi dan menyentuh binatang serta sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu mengurangi bakteri.

2. Masak daging matang-matang
Daging sapi sebaiknya dimasak dengan suhu 160 derajat Fahrenheit (gunakan termometer untuk memastikan!). "Panas akan membunuh bakteri," kata Frechman. "Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 160 derajat juga akan membunuh E. coli."

3. Hindari makanan beresiko tinggi
Hindari makanan dipasteurisasi (mentah) seperti susu atau keju atau jus. Jauhi pula kotoran manusia dan hewan.

4. Jangan menelan air
Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam di halaman belakang, jangan menelan airnya! Beberapa jenis E. coli menyebabkan penyakit dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai ketika Anda menelan sesuatu yang tak terlihat yang memproduksi racun Shiga E. coli. Ini bisa terjadi ketika Anda menelan sejumlah dari kotoran manusia atau hewan di mulut Anda.

5. Perilaku bersih
Bersihkan semua peralatan dapur seperti talenan dan rak lemari es. Cuci tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong buah/sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging.

sumber : 1. Cuci tangan
Mencuci tangan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, terutama setelah menggunakan kamar mandi dan menyentuh binatang serta sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu mengurangi bakteri.

2. Masak daging matang-matang
Daging sapi sebaiknya dimasak dengan suhu 160 derajat Fahrenheit (gunakan termometer untuk memastikan!). "Panas akan membunuh bakteri," kata Frechman. "Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 160 derajat juga akan membunuh E. coli."

3. Hindari makanan beresiko tinggi
Hindari makanan dipasteurisasi (mentah) seperti susu atau keju atau jus. Jauhi pula kotoran manusia dan hewan.

4. Jangan menelan air
Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam di halaman belakang, jangan menelan airnya! Beberapa jenis E. coli menyebabkan penyakit dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai ketika Anda menelan sesuatu yang tak terlihat yang memproduksi racun Shiga E. coli. Ini bisa terjadi ketika Anda menelan sejumlah dari kotoran manusia atau hewan di mulut Anda.

5. Perilaku bersih
Bersihkan semua peralatan dapur seperti talenan dan rak lemari es. Cuci tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong buah/sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging.

sumber:1. Cuci tangan
Mencuci tangan merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, terutama setelah menggunakan kamar mandi dan menyentuh binatang serta sebelum menyiapkan makanan. Membilas tangan dengan air juga membantu mengurangi bakteri.

2. Masak daging matang-matang
Daging sapi sebaiknya dimasak dengan suhu 160 derajat Fahrenheit (gunakan termometer untuk memastikan!). "Panas akan membunuh bakteri," kata Frechman. "Memasak sayuran hijau selama 15 detik pada suhu 160 derajat juga akan membunuh E. coli."

3. Hindari makanan beresiko tinggi
Hindari makanan dipasteurisasi (mentah) seperti susu atau keju atau jus. Jauhi pula kotoran manusia dan hewan.

4. Jangan menelan air
Ketika berada di kolam renang, sungai, atau kolam di halaman belakang, jangan menelan airnya! Beberapa jenis E. coli menyebabkan penyakit dengan memproduksi sesuatu yang disebut toksin Shiga. Infeksi dimulai ketika Anda menelan sesuatu yang tak terlihat yang memproduksi racun Shiga E. coli. Ini bisa terjadi ketika Anda menelan sejumlah dari kotoran manusia atau hewan di mulut Anda.

5. Perilaku bersih
Bersihkan semua peralatan dapur seperti talenan dan rak lemari es. Cuci tangan setelah menyentuh daging mentah. Bedakan talenan untuk memotong buah/sayuran dan daging mentah, seperti ayam, ikan, atau daging.

sumber : http://www.waspada.co.id

Bantu donasi untuk blog ini klik disini
Read more →

Organ Tubuh Yang Akan Hancur Akibat Begadang

,

Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT,GPT),
tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm! Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index).
Mereka menganggap bila pemeriksaan menunjukkan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter spesialis. Benar-benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar.
Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bisa memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.
Penyebab utama kerusakan hati adalah :
1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama
2. Tidak buang air di pagi hari
3. Pola makan yang tidak beraturan
4. Tidak makan pagi
5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan
7. Minyak goreng yang tidak sehat! Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
8. Mengkonsumsi masakan mentah (sangat matang) juga menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/ 5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan
Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makanan sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan jadwalnya.

Sebab :
Malam hari pk 21.00 – 23.00 :
Adalah pembuangan zat-zat tidak berguna / beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik.
Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 23.00 – dini hari pk 01.00 :
Saat proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari pk 01.00 – 03.00 :
Proses de-toxin di bagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 03.00 – 05.00 :
De-toxin di bagian paru-paru. Sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pk 05.00 – 07.00 :
De-toxin di bagian usus besar, harus buang air di kamar kecil.

Pagi pk 07.00 – 09.00 :
Waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya.
Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali.
Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna.
Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 04.00 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

sumber : http://kask.us/6551268

Bantu donasi untuk blog ini klik disini
Read more →

5 Tips Agar Anda Tak Menikahi Pria yang Salah

,
Jakarta - Setiap orang yang menikah tentu ingin pernikahan tersebut bahagia selamanya. Namun kenyataan terkadang tak seindah harapan.

Sekarang ini, banyak pernikahan yang akhirnya berakhir dengan perceraian. Pada banyak kasus perceraian, si wanita atau si pria merasa mereka menikah dengan pria yang salah atau tidak cocok.

Bagaimana agar hal itu tidak terjadi? Berikut ini tipsnya agar Anda terhindar menikahi pria yang salah, seperti dikutip eHow:


1. Terima pria tersebut apa adanya
Dalam sebuah hubungan, seringkali yang dialami, apa yang Anda lihat, itulah yang didapat. Dengan kata lain, jika pria yang Anda cintai ini memliki kebiasaan buruk, hal itu biasanya akan terbawa sampai ke pernikahan.

Tidak sedikit wanita yang justru berpikir sebaliknya. Wanita berpikir calon suami mereka bisa berubah menjadi lebih baik. Jadi sebaiknya, sebelum menikah pastikan dulu apakah Anda siap menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Sekali lagi, jangan berpikir, kekurangan atau keburukannya itu akan berubah setelah Anda dan dia sudah resmi menjadi suami-istri.

2. Komunikasikan Tujuan Anda
Agar sebuah pernikahan berjalan baik, masing-masing pasangan harus mengkomunikasikan tujuan hidup mereka. Cari tahu apa saja perbedaan Anda dan pasangan dalam hal tujuan ini. Misalnya saja, setelah menikah, Anda ingin segera memiliki rumah, sementara pasangan memilih membeli mobil dulu.

Jika ternyata ada perbedaan, hal itu sebenarnya tidak masalah asalkan perbedaan tersebut bukan pada masalah-masalah penting seperti anak, uang dan karir. Pasangan yang memiliki perbedaan pada tiga hal itu, akan sedikit sulit menjalani hidup bersama karena mereka memiliki tujuan hidup yang tidak sama.

3. Kenali Pasangan Luar-dalam
Saat masih pacaran, kenali tanda-tanda dari kepribadian pasangan yang mungkin tidak Anda sukai dan bisa merusak pernikahan. Pada banyak kasus, tidak sedikit wanita yang baru menyadari kalau suaminya ternyata suka melakukan KDRT. Padahal saat masih menjadi sepasang kekasih, pria tersebut bersikap sopan.

4. Jangan Hanya Melihat dari Fisiknya
Anda tentu merasa bangga jika memiliki suami berwajah tampan. Tapi pria tampan pun bisa berubah menjadi orang yang kejam dan tidak menyenangkan. Jadi dalam memilih calon suami, jangan hanya melihat pada fisiknya saja. Kenali lebih dalam calon suami Anda itu.

5. Curiga
Tidak ada salahnya menaruh curiga pada pasangan, tapi jangan terlalu berlebihan. Kecurigaan ini penting apalagi jika ternyata pasangan kerap bersikap aneh. Jika memang hal itu terjadi, segera cari tahu, karena jangan-jangan pasangan Anda menyimpan masa lalu yang bisa mengganggu hubungan pernikahan nantinya.

sumber : http://www.wolipop.com

Bantu donasi untuk blog ini klik disini
Read more →